logo

PENYUSUNAN TRAINING NEED ANALYSIS (TNA) UNTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR

 

pa-wates.go.id. Selasa, 9 Juni 2026. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi secara optimal, Pengadilan Agama Wates melaksanakan kegiatan Penyusunan Training Need Analysis (TNA) sebagai dasar perencanaan program pengembangan kompetensi aparatur.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan pelatihan yang disesuaikan dengan jabatan, tugas, serta tantangan kerja yang dihadapi masing-masing unit. Penyusunan TNA bertujuan untuk memetakan kesenjangan kompetensi antara kemampuan yang dimiliki pegawai saat ini dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Rapat TNA 9 Juni 2026 1

Dalam arahannya, pimpinan Pengadilan Agama Wates menyampaikan bahwa TNA merupakan instrumen penting dalam penyusunan rencana pengembangan SDM yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. Melalui TNA, pelatihan yang akan diikuti oleh pegawai diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kinerja organisasi serta mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional, modern, dan berintegritas.

Proses penyusunan TNA dilakukan dengan menginventarisasi kebutuhan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural yang diperlukan oleh setiap pegawai. Hasil analisis tersebut selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan usulan program pelatihan, bimbingan teknis, workshop, maupun kegiatan pengembangan kompetensi lainnya pada periode mendatang.

Rapat TNA 9 Juni 2026 2

Dengan tersusunnya dokumen Training Need Analysis, diharapkan Pengadilan Agama Wates dapat merancang program pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan.

"Dukung kami dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)”

 

Penulis: @rbow

PPID PA Wates Gelar Rapat Koordinasi dan Rencana Kerja Persiapan Monev KID DIY

Rapat Monev PPID TW II 2026

 

pa-wates.go.id – PPID Pengadilan Agama Wates menggelar rapat koordinasi dan penyusunan rencana kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi  di Media Center PA Wates, Selasa (9/6/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris selaku atasan PPID, Pejabat PPID dan anggota PPID PA Wates. Rapat ini difokuskan pada persiapan menghadapi agenda tahunan Monitoring dan Evaluasi Komisi Informasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sambutannya Ketua PA Wates Syarifah Isnaeni, S.Ag., M.H. menyampaikan pesan penting kepada seluruh tim PPID. “Kita harus bekerja secara bersama-sama dengan penuh komitmen. Transparansi informasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan. Mari kita jadikan Monev KID ini sebagai momentum untuk terus meningkatkan kinerja PPID PA Wates,” ujar Ketua

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan informasi dan dokumentasi di lingkungan PA Wates. Koordinasi ini mencakup penataan sistem informasi publik, pemutakhiran data, serta penyempurnaan mekanisme pelayanan informasi kepada masyarakat. Persiapan Monev KID DIY menjadi prioritas utama guna memastikan PA Wates mempertahankan predikat sebagai badan publik yang informatif dan transparan sesuai standar yang ditetapkan.

RAPAT PERDANA KETUA PENGADILAN AGAMA WATES

 

Wates, 3 Juni 2026 – Pengadilan Agama Wates menggelar rapat pimpinan yang dipimpin oleh Ketua sebagai langkah awal memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja, dan menyatukan komitmen seluruh unsur pimpinan dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Rapat perdana oleh ketua baru tersebut berlangsung di Ruang Ketua tersebut dihadiri Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris. Dalam arahannya, Syarifah Isnaeni, S.Ag., M.H. sebagai ketua baru menekankan pentingnya sinergi antarbagian guna mendukung tercapainya target kinerja satuan kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Rapat Pimpinan 03 Juni

Agenda rapat meliputi evaluasi pelaksanaan program kerja yang sedang berjalan, pembahasan strategi peningkatan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan disiplin dan budaya kerja aparatur. Selain itu, dibahas pula langkah-langkah strategis dalam mendukung penyelesaian perkara yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan sesuai dengan prinsip peradilan modern.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Wates menyampaikan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja, tetapi juga oleh komitmen seluruh aparatur dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat. Oleh karena itu, seluruh unit kerja diharapkan dapat terus berinovasi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Rapat Pimpinan 03 Juni 1

Rapat pimpinan perdana ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Pengadilan Agama Wates optimis dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta mewujudkan tata kelola peradilan yang unggul, modern, dan terpercaya.

 

"Dukung kami dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)”

Pengambilan Sumpah PNS Pengadilan Agama Wates

pelantikan PNS Vita dan AYU Juni 2026

 

pa-wates.go.id - Dua calon pegawai negeri sipil  di lingkungan Pengadilan Agama Wates resmi mengucapkan sumpah sebagai pegawai negeri sipil pada Selasa (2/6/2026). Pengambilan sumpah PNS berlangsung di Ruang Media Center PA Wates. Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Wates, Syarifah Isnaeni, S.Ag., M.H. dan bertindak sebagai Rohaniawan Gangsar Mulyo, S.H. dan sebagai saksi I Nanang Andrianto, S.T., M.M. dan Saksi II Heru Purwanto S.H.

Kedua PNS yang diambil sumpah adalah Novita Tri Angelina, S.T., sebagai Penata Layanan Operasional pada Sub Bagian Umum dan Keuangan, serta Ayu Nur Amalia, S.H., sebagai Klerek - Analis Perkara Peradilan pada Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Wates. Acara pengambilan sumpah dihadiri oleh Wakil Ketua PA Wates, para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh pegawai PA Wates, serta tamu undangan.  

Dalam amanatnya, Syarifah Isnaeni, S.Ag., M.H. menyampaikan pesan penting kepada kedua PNS yang baru diambil sumpah tersebut. “Pengambilan sumpah  ini bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar suci yang harus dijaga seumur hidup. Saudara berdua harus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan netralitas dalam menjalankan tugas. Setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pencari keadilan mencerminkan marwah lembaga peradilan,” tegas Ketua.

Beliau menambahkan bahwa sebagai aparatur peradilan, para PNS dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi diri. “Saudara berdua telah berhasil menyelesaikan tahapan CPNS, tingkatkan kompetensi diri selalu, karena posisi ini mungkin merupakan impian jutaan orang diluar sana,” imbuhnya.

Dengan dilantiknya kedua PNS baru ini, diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia di Pengadilan Agama Wates, khususnya dalam mendukung kelancaran pelayanan administrasi dan teknis peradilan di wilayah Kulon Progo. Acara pengambilan sumpah berlangsung khidmat dan diakhiri dengan foto bersama serta ramah tamah.

Hakim PA Wates Jadi Narasumber Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak bagi Pelajar SMP dan SMA di Kulon Progo

 ainun najib narsub di dinsos

pa-wates.go.id – Hakim Pengadilan Agama Wates, Muhamad Ainun Najib, S.H., M.H., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari berturut-turut dengan sasaran peserta yang berbeda, yakni perwakilan siswa-siswi SMP pada hari pertama dan pelajar SMA/SMK/MA pada hari kedua.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam menekan angka perkawinan anak melalui edukasi dan peningkatan literasi hukum di kalangan remaja. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode paparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pengadilan Agama Wates.

Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Ainun Najib menyampaikan materi mengenai hukum perkawinan dan urgensi ketatnya dispensasi kawin, sekaligus menjelaskan peran Pengadilan Agama dalam pencegahan dan penanganan perkawinan anak sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak anak. Ia menegaskan bahwa perubahan batas usia perkawinan dan penerapan persyaratan yang semakin ketat dalam permohonan dispensasi kawin merupakan langkah negara untuk melindungi generasi muda dari berbagai dampak negatif perkawinan usia anak.

 “Perkawinan bukan hanya persoalan kesiapan biologis, tetapi juga kesiapan mental, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Karena itu, dispensasi kawin diberikan secara sangat selektif dan hanya dalam keadaan tertentu yang benar-benar mendesak,” jelasnya di hadapan para peserta.

 Lebih lanjut, ia mengajak para pelajar untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama serta berani merencanakan masa depan secara matang. Menurutnya, pemahaman hukum yang baik dapat membantu remaja mengambil keputusan yang tepat dan menghindari risiko yang dapat menghambat cita-cita mereka.

 Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Kulon Progo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencegahan perkawinan anak memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, dan lembaga peradilan. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi teman sebaya dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya mencegah perkawinan anak.

 Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Baik peserta tingkat SMP maupun SMA menunjukkan perhatian besar terhadap isu kesehatan reproduksi, pendidikan, perlindungan anak, serta konsekuensi hukum yang berkaitan dengan perkawinan usia dini.

 Melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran di kalangan generasi muda Kulon Progo untuk menunda perkawinan hingga usia yang matang, melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, serta turut berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak.

Hubungi Kami

PENGADILAN AGAMA WATES KLAS I B

Jl. K. H. Ahmad Dahlan Km.2,6 Wates, KP

Daerah Istimewa Yogyakarta

Telp: 0274-773059 / Fax: 0274-773478

Email Utama                      : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Email Delegasi/Tabayyun  : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI

efbee Pengadilan Agama Wates

insta pa.wates

insta pawates.news

youtube Pengadilan Agama Wates 

tiktok icon free png @pa.wates

whatsapp PTSP Online